Lulusan Pesantren Boleh Ikut SBMPTN

Unimal Terima 1.800 Calon Mahasiswa

HUMAS-Peserta dari pesantren yang telah diakui oleh Kementrian Nasional yang setingkat dengan SMA/MA boleh mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015. Hal itu diungkapkan oleh Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Prof Dr Apridar, SE, M.Si dari Jakarta disela-sela mengikuti Rapat Majelis Rektor Perguruan Tinggi Indonesia (MRPTNI), Senin (13/4) di Jakarta.

Untuk biaya pendaftaran peserta non program beasiswa Bidikmisi biaya pendaftaran untuk bidang saintik, sosial dan hukum serta IPC masing-masing wajib membayar Rp 100.000. Biaya pendaftaran itu terbilang kecil, karena telah disubsidi oleh pemerintah.

Sedangkan peserta yang telah mendaftar SNMPTN lewat jalur Bidikmisi, seluruh biaya disubsidi oleh pemerintah alias gratis. Namun, apabila peserta SNMPTN yang telah dinyatakan lulus, namun ingin mengikuti seleksi SBMPTN maka diwajibkan membayar biaya pendaftaran, dan kelulusannya di jalur SNMPTN dinyatakan gugur.

“Sebagian calon mahasiswa mungkin ingin mendaftar kembali di jalur SBMPTN dengan memilih jurusan yang diinginkan, maka harus membayar kembali. Sedangkan kelulusannya di SNMPTN akan digugurkan. Sehingga kuota calon mahasiswa yang lulus SNMPTN itu diberikan ke orang lain,” sebutnya.

Ditambahkan, calon mahasiswa bisa memilih tiga jurusan atau program studi se Indonesia. Dari tiga jurusan itu, satu jurusan harus diambil di univeristas tempat calon mahasiswa tersebut berasal.

“Khusus untuk lulusan SMA di luar negeri dibolehkan ikut SBMPTN setelah ada pengakuan kesetaraan dari Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia,” ujarnya.

Dijelaskan, sebanyak 74 perguruan tinggi negeri di Indonesia membuka jalur masuk melalui SBMPTN tahun ini. Dijelaskan proses pendaftaran dilakukan pada 11-29 Mei 2015, ujian tertulis dilaksanakan pada 9 Juni 2015, ujian keterampilan pada 10-11 Juni 2015, dan penetapan kelulusan 6-8 Juli 2015, serta pengumuman seleksi SBMPTN pada 9 Juli 2015.

Terima 1.800 Mahasiswa

Tahun ini, Unimal menerima sebanyak 1.800 calon mahasiswa lewat jalur SBMPTN untuk 28 jurusan yang ada di kampus tersebut, termasuk jurusan yang baru saja dibuka seperti pendidikan fisika, pendidikan kimia, pendidikan matematikan, pendidikan teknik mesin, sastra Indonesia dan sistem informasi di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan (FKIP). Jurusan baru lainnya yang diterima mahasiswa baru yaitu jurusan psikologi pada Fakultas Kedokteran dan jurusan ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi Unimal.

“Unimal berkomitmen memberikan nilai lebih pada mahasiswa, nilai lebih ini yaitu pengetahuan agama yang baik, sehingga mahasiswa memiliki kemampuan intelektual dan pemahamanan agama yang baik,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya juga berkomitmen melahirkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Sehingga, lulusan Unimal bisa diterima di dunia kerja. “Kemampuan teori dan praktik kita seimbangkan. Sehingga, mampu secara teori dan praktik,’ pungkas Prof Apridar.

[dim]