Ratusan Mahasiswa Unimal Mendaftar Jadi Santri

REKTOR APRIDAR

HUMAS- Sekitar 300 mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) mendaftar jadi santri Dayah Tarbiyatul Mutafawwiqin Blang Payang, Lhokseumawe. Program itu merupakan kerjasama Unimal dengan Pemko Lhokseumawe.

Rektor Unimal, Prof Apridar, Rabu (25/3) menyebutkan program tersebut dirancang untuk membelaki mahasiswa dengan pengetahuan agama. Sehingga, lulusan universitas itu tidak hanya mampu mengasuai ilmu dan teknologi, namun juga memiliki pengetahuan agama yang baik.

“21 Maret lalu mereka sudah kita bekali aturan di asrama. Pembekala ini juga melihatkan pimpinan Dayah Tarbiyatul Mutafawwiqin. Pekan depan, kita rencanakan mereka sudah berada di dayah tersebut,” ujar Prof Apridar.

Disebutkan, pihaknya berencana sebanyak 100 mahasiswa akan menginap di dayah itu. Sedangkan sisanya akan belajar di dayah tersebut namun tidak menginap. “Perjanjian awal dengan Pemko Lhokseumawe akan ditempatkan ditempatkan 100 mahasiswa menginap dan 100 yang tidak menginap. Namun, karena peserta membludak, maka yang tidak menginap bisa jadi 200 mahasiswa,” ujarnya.

Proses belajar mengajar di dayah dipastikan tidak akan meganggu proses perkuliahan yang berlangsung di Unimal. Unimal, sambung Prof Apridar telah menyesuaikan proses belajar-mengajar dengan dayah tersebut.

“Seluruh mahasiswa yang menjadi santri ini warga Kota Lhokseumawe. Ke depan, program sejenis akan terus kita kembangkan. Meski kita universitas umum, pengetahuan agama kami utamakan,” ujarnya.

Ditambahkan pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menjalin kerjasama sejenis. Sehingga, kita harapkan seluruh mahasiswa Unimal, mengikuti program penambahan pengetahuan bidang agama Islam.[dim]